Permendiknas No. 84 Tahun 2009

SALINAN
PERATURAN
MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL
NOMOR 84 TAHUN 2009
TENTANG
PERUBAHAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 75
TAHUN 2009 TENTANG UJIAN NASIONAL SEKOLAH MENENGAH
PERTAMA/MADRASAH TSANAWIYAH (SMP/MTs), SEKOLAH MENENGAH
PERTAMA LUAR BIASA (SMPLB), SEKOLAH MENENGAH ATAS/MADRASAH
ALIYAH (SMA/MA), SEKOLAH MENENGAH ATAS LUAR BIASA (SMALB), DAN
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) TAHUN PELAJARAN 2009/2010
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,

Menimbang :

a. bahwa untuk meningkatkan kredibilitas pelaksanaan Ujian
Nasional, perlu meningkatkan dan memperluas peran dan fungsi
perguruan tinggi;
b. bahwa berdasarkan hasil simulasi yang dilakukan Departemen
Pendidikan Nasional, pengaturan peserta ujian berdasarkan
Pasal 14 ayat (2) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor
75 Tahun 2009 menimbulkan kesulitan dalam memobilisasi
peserta didik antar sekolah dalam pelaksanaan Ujian Nasional;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud huruf
a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan
Nasional tentang Perubahan Peraturan Menteri Pendidikan
Nasional Nomor 75 Tahun 2009 tentang Ujian Nasional Sekolah
Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), Sekolah
Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), Sekolah Menengah
Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA), Sekolah Menengah Atas Luar
Biasa (SMALB), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tahun
Pelajaran 2009/2010;

Mengingat :

1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4301);
2. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian
Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008
Nomor 166, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 4916);
3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar
Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4496);
4. Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2005 tentang Kedudukan,
Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi, dan Tata Kerja Kementerian
Negara Republik Indonesia sebagaimana telah diubah dengan
Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2008;
5. Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009 mengenai
Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II;
6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006
tentang Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan
Menengah;
7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006
tentang Standar Kompetensi Lulusan Untuk Satuan Pendidikan
Dasar dan Menengah;
8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 6 Tahun 2007
tentang Perubahan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor
24 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan Peraturan Menteri
Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi
Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah dan Peraturan
Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang
Standar Kompetensi Lulusan Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan
Menengah;
9. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2007
tentang Standar Penilaian Pendidikan;
10. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 75 Tahun 2009
tentang Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama/Madrasah
Tsanawiyah (SMP/MTs), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa
(SMPLB), Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA),
Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB), dan Sekolah
Menengah Kejuruan (SMK) Tahun Pelajaran 2009/2010;
3
MEMUTUSKAN:
Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL TENTANG
PERUBAHAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL
NOMOR 75 TAHUN 2009 TENTANG UJIAN NASIONAL
SEKOLAH MENENGAH PERTAMA/ MADRASAH TSANAWIYAH
(SMP/MTS), SEKOLAH MENENGAH PERTAMA LUAR BIASA
(SMPLB), SEKOLAH MENENGAH ATAS/MADRASAH ALIYAH
(SMA/MA), SEKOLAH MENENGAH ATAS LUAR BIASA
(SMALB), DAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK)
TAHUN PELAJARAN 2009/2010.
Pasal I
Beberapa ketentuan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 75 Tahun
2009 tentang Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah
(SMP/MTs), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), Sekolah Menengah
Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA), Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB), dan
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tahun Pelajaran 2009/2010 diubah menjadi
sebagai berikut:
1. Ketentuan Pasal 5 ayat (3) diubah sehingga berbunyi sebagai berikut:
Pasal 5
(3) UN utama untuk SMP/MTs dan SMPLB dilaksanakan pada minggu keempat
Maret 2010.
2. Ketentuan Pasal 10 diubah sehingga berbunyi sebagai berikut:
Pasal 10
(1) Penggandaan bahan UN SMA/MA dilakukan oleh perguruan tinggi sesuai
dengan peraturan perundang-undangan.
(2) Penggandaan bahan UN SMA/MA sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat
dilakukan oleh perguruan tinggi yang memiliki percetakan yang memenuhi
persyaratan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
(3) Penggandaan bahan UN SMP/MTs, SMPLB, SMALB, dan SMK dilakukan oleh
penyelenggara tingkat provinsi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
(4) Prosedur penggandaan bahan UN sebagaimana tercantum pada ayat (1),
ayat (2), dan ayat (3) diatur dalam POS UN.
4
3. Ketentuan Pasal 13 diubah sehingga berbunyi sebagai berikut:
Pasal 13
(1) BSNP memberikan sebagian wewenang kepada perguruan tinggi dalam:
a. pelaksanaan dan pengawasan UN SMA/MA;
b. tim pemantau independen (TPI) UN SMP/MTs, SMPLB, SMALB, dan SMK,
bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan
Kabupaten/Kota, Kantor Wilayah Departemen Agama, Kantor Departemen
Agama Kabupaten/Kota, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan, dan kepala
sekolah/madrasah.
(2) Ketentuan lebih lanjut mengenai sebagian wewenang sebagaimana dimaksud
pada ayat (1) diatur dalam POS UN.
4. Ketentuan Pasal 14 diubah sehingga berbunyi sebagai berikut:
Pasal 14
Peserta UN SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, dan SMK mengikuti ujian di
sekolah/madrasah penyelenggara UN sesuai ketentuan yang diatur dalam POS.
5. Ketentuan Pasal 15 diubah sehingga berbunyi sebagai berikut:
Pasal 15
(1) Pengawas ruang UN pada setiap sekolah/madrasah dilakukan oleh tim
pengawas yang terdiri dari guru-guru yang mata pelajarannya sedang tidak
diujikan.
(2) Pengawasan ruang UN diatur dengan sistem acak dalam satu kabupaten/kota.
(3) Guru yang mata pelajarannya sedang diujikan tidak diperbolehkan berada di
lokasi sekolah/madrasah penyelenggara UN.
(4) Ketentuan lebih lanjut mengenai pengawasan ruang UN diatur dalam POS UN.
6. Ketentuan pada Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 75
Tahun 2009 pada huruf B nomor 20, nomor 21, dan nomor 22 diubah sehingga
berbunyi sebagaimana tercantum pada Lampiran Peraturan Menteri ini.
5
Pasal II
Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 14 Desember 2009
MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,
TTD.
MOHAMMAD NUH

SALINAN
LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL
NOMOR 84 TAHUN 2009 TANGGAL 14 DESEMBER 2009
B. Kisi-Kisi Soal Ujian Nasional Madrasah Aliyah (MA)
20. TAFSIR MA (PROGRAM KEAGAMAAN)
NO STANDAR KOMPETENSI LULUSAN KEMAMPUAN YANG DIUJI
1. Memahami tafsir dan ilmu tafsir Menjelaskan makna tafsir dan ilmu tafsir
Menjelaskan penggunaan dlamir, ta’rif dan
tankir, ifrad dan jama su’al dan jawab serta
mutaradifat dalam al Qur’an
2. Memahami kaidah-kaidah dalam menafsirkan al
Quran dan mengenal metode tafsir analisis
(tahlili) dan tafsir tematik (maudlui)
Menjelaskan metode tafsir tahlili (analisis) dan
metode tafsir maudlui (tematik)
Menjelaskan sejarah penafsiran sejarah,
penafsiran al Qur’an sejak Nabi Muhammad,
sahabat, tabi’in hingga masa tadwin
3. Memahami sejarah penafsiran al Qur’an sejak
Nabi Muhammad sahabat, tabi’in hingga masa
tadwin serta memahami istilah tafsir bil ma’tsur
dan bil ra’yi Dapat menjelaskan macam tafsir dan contoh
kitabnya
4. Memahami qiraat al Qur’an serta macammacam
bacaan/qiraat
Menjelaskan pengertian qiraat, macammacamnya
dan imamnya, serta manfaat
perbedaan qiraat
5. Memahami asbabun nuzul, munasabah serta
fungsinya dalam penafsiran al Qur’an
Menjelaskan pengertian asbabun nuzul dan
munasabah dalam penafsiran al Qur’an serta
fungsinya dalam penafsiran al Qur’an
Menunjukkan ayat al Qur’an tentang makanan
yang halal dan bergizi
6. Memahami ayat-ayat al Qur’an tentang
makanan yang halal sehat dan bergizi serta
bahaya minuman keras Menjelaskan ayat al Qur’an mengenai bahaya
minuman keras
7. Memahami ayat ayat al Qur’an tentang
pendayagunaan akal pikiran, pentingnya
pengembangan ilmu dan pemanfaatan alam
semesta bagi kehidupan manusia
Menunjukkan ayat al Qur’an mengenai
pendayagunaan akal pikiran
8. Memahami ayat-ayat al Qur’an tentang tata
cara penyelesaian perselisihan, musyawarah
dan ta’aruf dalam kehidupan
Menjelaskan ayat al Qur’an mengenai tata
cara penyelesaian perselisihan musyawarah
dan ta’aruf dalam kehidupan
9. Memahami ayat-ayat al Qur’an tentang
kepemimpinan, syarat-syarat, tugas dan
tanggung jawab pemimpin
Menjelaskan ayat al Qur’an mengenai
kepemimpinan, syarat-syarat, tugas dan
tanggung jawab pemimpin
Menjelaskan ayat al Qur’an mengenai
pembinaan pribadi
Menjelaskan ayat al Qur’an mengenai
pembinaan keluarga
10. Memahami ayat-ayat al Qur’an tentang
pembinaan pribadi, keluarga serta pembinaan
masyarakat secara umum
Menjelaskan ayat al Qur’an mengenai
pembinaan masyarakat
2
21. HADIS MA (PROGRAM KEAGAMAAN)
NO STANDAR KOMPETENSI LULUSAN KEMAMPUAN YANG DIUJI
1. Memahami ilmu hadis Menjelaskan pengertian ilmu hadis, macammacam,
dan pengarang ilmu hadis
2. Memahami cara menerima dan menyampaikan
hadis
Menjelaskan macam-macam cara
penerimaan hadis dan lafal-lafal
periwayatannya
Menjelaskan pengertian hadis mutawatir dan
macam-macamnya
3. Memahami pembagian hadis berdasarkan
jumlah periwayatnya
Menjelaskan pengertian dan klasifikasi hadis
hasan dan hadis dhaif
4. Memahami hadis berdasarkan kualitas sanad Menjelaskan batasan hadis sahih, hadis
hasan, dan hadis dhaif
5. Memahami hadis berdasarkan tempat Menjelaskan batasan hadis Qudsi
penyadarannya Menjelaskan batasan hadis marfu, mauquf
dan hadis maqthu’
6. Memahami bermacam-macam hadis ditinjau
dari diterima dan ditolaknya hadis
Menjelaskan batasan hadis maqbul dan
mardud
7. Memahami ilmu Jarh wa ta’dil Menjelaskan penerapan al jarh wa ta’dil
Menjelaskan riwayat hidup singkat sahabat
yang banyak meriwayatkan hadis
8. Mengenal sejarah singkat sahabat yang banyak
meriwayatkan hadis dan pentakhrij hadis yang
dikenal sebawai perawi Menjelaskan sejarah singkat enam perawi
hadis dan karya mereka
9. Memahami kitab hadis Menjelaskan pembagian jenis kitab hadis
Mengartikan hadis tentang taat kepada Allah
dan Rasulnya
Menjelaskan kandungan hadis tentang taat
kepada Allah dan Rasulnya
Menunjukkan perilaku orang yang
mengamalkan hadis tentang taat kepada
Allah dan Rasulnya
10. Memahami hadis tentang taat kepada Allah dan
Rasulnya
Menjelaskan penerapan dalam kehidupan
perilaku taat kepada Allah dan Rasulnya
seperti yang terkandung dalam hadis tentang
taat kepada Allah dan Rasulnya
Mengartikan hadis tentang kebesaran dan
kekuasaan Allah
Menjelaskan kandungan hadis tentang
kebesaran dan kekuasaan Allah
11. Menjelaskan tentang kebesaran dan kekuasaan
Allah
Menunjukkan perilaku orang yang
mengamalkan hadis tentang kebesaran dan
kekuasaan Allah
3
NO STANDAR KOMPETENSI LULUSAN KEMAMPUAN YANG DIUJI
Menjelaskan penerapan dalam kehidupan
untuk meningkatkan keimanan dengan
adanya kebesaran dan kekuasaan Allah
seperti yang terkandung dalam hadis
Mengartikan hadis tentang syukur
Menjelaskan kandungan hadis tentang syukur
Menunjukkan perilaku orang yang
mengamalkan hadis tentang syukur
12. Memahami hadis tentang nikmat Allah dan cara
mensyukurinya
Menjelaskan pelaksanaan cara mensyukuri
nikmat Allah seperti yang terkandung dalam
hadis tentang syukur nikmat
Mengartikan hadis tentang tanggung jawab
manusia terhadap keluarga/ masyarakat
Menjelaskan kandungan tentang tanggung
jawab manusia terhadap keluarga/
masyarakat
Menunjukkan perilaku orang yang
mengamalkan hadis tentang tanggung jawab
manusia terhadap keluarga dan masyarakat
13. Memahami hadis tentang tanggung jawab
manusia terhadap keluarga/masyarakat
Menjelaskan penerapan tanggung jawab
manusia terhadap keluarga/masyarakat
seperti yang terkandung dalam hadis tentang
tanggung jawab manusia dalam kehidupan
sehari-hari
Mengartikan hadis tentang ilmu
Menjelaskan kandungan hadis tentang ilmu
Menunjukkan perilaku orang yang
mengamalkan hadis tentang ilmu
14. Memahami hadis tentang potensi akal dan ilmu
menjelaskan fungsi akal untuk mempelajari
ilmu-ilmu Allah seperti yang terkandung dalam
hadis tentang ilmu
4
22. FIKIH MA (PROGRAM KEAGAMAAN)
NO STANDAR KOMPETENSI LULUSAN KEMAMPUAN YANG DIUJI
Menjelaskan hukum Qishah dan hikmahnya
Menjelaskan ketentuan hukum pembunuhan
Menjelaskan ketentuan diyat dan kafarat
1. Memahami ketentuan Islam tentang Jinayah
dan hikmahnya
Menjelaskan ketentuan hukum tentang
perbuatan-perbuatan yang menimbulkan
hudud dan hikmahnya
Menjelaskan fungsi peradilan Islam dan
hikmahnya
2. Memahami ketentuan Islam tentang peradilan
dan hikmahnya
Menjelaskan syarat-syarat menjadi hakim dan
saksi dalam peradilan Islam
Menjelaskan pengertian, obyek dan tujuan
mempelajari usul-fikih
Menjelaskan tahapan perkembangan usul-
Fikih dan aliran-alirannya pada abad ke 5
Hijriyah
3. Memahami Usul-fikih dan mengenal sejarahnya
Menjelaskan peranan usul-fikih dalam
pengembangan fikih Islam pada masa
sahabat sampai masa al-aimmah al-arba’ah
4. Memahami hukum syara’ Menjelaskan pengertian, fungsi, syarat,
kedudukan al-hukmu al- hakim, al-mahkum
fih, dan al-mahkum alaih
5. Memahami hukum Islam tentang hukum
keluarga
Menjelaskan ketentuan hukum perkawinan
dalam Islam dan perundang-undangan di
Indonesia serta hikmahnya
Menjelaskan konsep Islam tentang
perceraian, iddah, rujuk dan hadhanah
6. Memahami hukum Islam tentang waris Menjelaskan ketentuan hukum waris dalam
Islam
Menjelaskan hukum wasiat dalam
hubungannya dengan waris
Menjelaskan pengertian, jenis, fungsi, dan
kedudukan sumber-sumber hukum Islam
yang muttafaq ‘alaiha
7. Memahami sumber-sumber hukum Islam yang
muttafaq ‘allaiha dan mukhtalaf fiha
Menjelaskan jenis, fungsi, dan kedudukan
sumber-sumber hukum Islam yang mukhtalaf
fiha
Menjelaskan khilafah (pemerintahan) dan
majelis syura
Menjelaskan konsep jihad
8. Memahami siyasah syariyah dan konsep jihad
dalam Islam
Menjelaskan cara berinteraksi dengan ahl aldzimmah
5
NO STANDAR KOMPETENSI LULUSAN KEMAMPUAN YANG DIUJI
9. Memahami kaidah-kaidah usul fikih Menjelaskan pengertian dan penerapan
kaidah amar dan nahi; ‘am dan khas; mujmal
dan mubayyan; muradif dan musytarak;
muthlaq dan muqayyad; zahir dan ta’qil;
mantuq dan mahfum; serta nasikh dan
mansukh
Menjelaskan sejarah, kelahiran, hikmah dan
karakteristik mazhab-mazhab fikih Islam
10. Memahami mazhab dalam fikih Islam
Menunjukkan contoh-contoh perbedaan antar
mazhab
Menjelaskan fungsi, macam, dan syarat ijtihad
Menjelaskan ta’arud al-adilah dan penerapan
tarjih
11. Memahami persoalan pengembangan hukum
Islam
Menjelaskan pengertian dan kedudukan
taqlid, ittiba’ dan talfiq dalam fikih
MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,
TTD.
MOHAMMAD NUH
Salinan sesuai dengan aslinya.
Kepala Biro Hukum dan Organisasi,

Dr. A. Pangerang Moenta,S.H.,M.H.,DFM
NIP 196108281987031003

sumber : http://www.scribd.com/doc/24348700/permen-84-tahun-2009-perubahan-permen-75-tahun-2009

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s