Video mirip Ariel, Luna Maya, dan Cut Tari

Pengen juga nulis dengan judul kaya diatas …. sapa tau dengan judul diatas pengunjung blog jdi naek  … bayangin aja … dalam hitungan hari  … google bisa nampilin hasil 4 ratus ribuan dari key “video mirip ariel” …

Namun dibalik smua itu … hal itu ngingetin kalo dampak negatif internet itu tetep harus d waspadai … apalah jdinya klo file-file kaya diatas bisa d download dengan mudah oleh anak2 … moga2 …  ISP bisa segera bertindak agar dampaknya ga smakin meluas …

Berkaitan ma judul diatas .. taukah  kalo …

  • Kemkominfo lagi melacak via email alur distribusi file tsb … sehingga kemungkinan bisa d  dpat … sapa yang  upload pertama kali … n sapa aja yang memposting …idea< wawancara menkominfo d TV One … 9 Juni 2010 >
  • UU APP Pasal 4(1) Setiap orang dilarang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi yang secara eksplisit memuat: … .< sanksi :pidana penjara paling singkat 6 (enam) bulan dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit Rp250.000.000,00 (dua ratus lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp6.000.000.000,00 (enam miliar rupiah)… >
  • UU APP Pasal 5 Setiap orang dilarang meminjamkan atau mengunduh pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1). < sanksi :…. pidana penjara paling singkat 6 (enam) bulan dan paling lama 6 (enam) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit Rp250.000.000,00 (dua ratus lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah).
  • UU APP Pasal 6 Setiap orang dilarang memperdengarkan, mempertontonkan, memanfaatkan, memiliki, atau menyimpan produk pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1), kecuali yang diberi kewenangan oleh peraturan perundang-undangan. < sanksi : pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah).
  • UU ITE PERBUATAN YANG DILARANG  pasal 27 (1) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan < saksi :  pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) >

eh eh eh … ternyata kok ga ada y sanksi yang enakan dikit …. klo gitu enakan didelete aja y … … ya ya  yaaaaaa …..

Pasang Pelacak IP Address di Blog

BAB VII
PERBUATAN YANG DILARANG
Pasal 27

(3) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.

Kalimat diatas adalah cuplikan dari UU ITE … pasal 27 ayat 3 tersebut , ngajak qta tuk belajar tanggungjawab atas apa yg qta perbuat meski di dunia maya … . Qta ga bisa seenaknya nulis ato nampilin sesuatu … karna bisa jdi yg qta tulis ato tampilin nyinggung ato mencemarkan nama baek orang laen. Kalo ini terjadi … ntu akan berhadapan ma pasal diatas … . Qta jga ga bisa beranggapan … identitas ato keberadaan qta ga bakal ada yg tau , karna pake nama fiktif …  anggapan kaya gitu ga slamanya bener…  ip address yg qta pake konek ke internet tercatat …n itu bsa melacak kebaradaan qta … .

nah … tuk temen2 yg pengen pasang pelacak ip addres … neh langka2na …

  1. masuk ke situs http://www.ipnow.org
  2. Di bawah tulisan Custom Image ada beberapa tampilan yang bisa di pilih. Ambil contoh : klik yang Custom Graphical Info Image
  3. Pilih backround serta warna text yang temen2 suka …
  4. Klik tombol Create My Image
  5. Tunggu beberapa saat sampe proses selesai … sampe  tampil kaya gambar berikut ….
  6. Copy kode yang di bawah tulisan Linked Image, trus paste pada widget blog
  7. tuk paste di widget … dah bisa kan …?
  8. maka hasilnya kaya di widget paling kanan di blog ini … IP ADDRESS anda tercatat disitu …

Tips Aman Bergaul di Facebook

teman facebook

Salah satu contoh kasus yang mengingatkan kita akan bahaya bergaul sembarangan di Facebook adalah peristiwa hilangnya seorang remaja bernama Marietta Nova Triani (14). Setelah sempat membuat uring-uringan keluarganya yang merasa kehilangan, ternyata Nova kabur dengan pacarnya Febriani alias Ari (18) yang dikenal melalui Facebook.

Mungkin Nova hanya satu dari sekian korban pergaulan ‘kebablasan’ yang bermula dari perkenalan di Facebook. Nah, agar kita tidak menjadi korban berikutnya maka ada baiknya langkah-langkah pencegahan berikut ini bisa dijalankan ketika di dunia Facebook:

1). Jangan terlalu lengkap memasang profil atau data diri di Facebook. Tentunya semakin lengkap profil/data diri terpasang, semakin mudah mendapatkan teman. Tetapi di sisi lain, semakin berisiko pula data diri kita disalah-gunakan (abused)

2). Jangan memasang foto-foto diri Anda yang sekiranya Anda sendiri tidak akan merasa nyaman apabila foto tersebut tersebarluaskan secara bebas. Ingatlah, walau foto tersebut “hanya” diposting di akun Facebook Anda, sebenarnya itu sama saja dengan menyebarlukaskan foto tersebut ke publik. Sekali terposting dan tersebar, maka sangat sulit (dan nyaris mustahil) Anda bisa mencabut foto Anda dari Internet. Maka, selektiflah dalam berpose dan memposting foto Anda.

3). Jangan sembarangan ‘add friend’ atau melakukan approval atas permintaan seseorang untuk menjadi teman Anda. Cara memilah dan memilihnya mudah, yaitu lihat saja berapa jumlah “mutual friends” antara Anda dengan seseorang tersebut. Semakin sedikit “mutual friends”-nya, berarti semakin sedikit teman-teman Anda yang kenal dengan dirinya, yang berarti semakin berisiko tinggi. Pastikan Anda hanya menerima “pertemanan” yang “mutual friends”-nya cukup banyak.

4). Jangan sembarangan menerima tag photo. Bolehlah kita “banci tagging”, tetapi berupayalah lebih selektif. Artinya, sekali Anda terjun ke Facebook, rajin-rajinlah memeriksa “keadaan sekeliling”. Karena kita kadang menemukan foto diri kita yang di-upload dan di-tag oleh orang lain, padahal kita tidak suka foto tersebut disebarluaskan. Segera saja kita “untag” diri kita dari foto tersebut dan kalau perlu minta teman kita yang melakukan upload foto tersebut untuk mencabutnya.

5). Jangan tunda-tunda, ketika Anda menemukan data atau profil Anda digunakan oleh pihak lain untuk hal-hal di luar kontrol Anda, segeralah bertindak. Membiarkannya, justru akan membuatnya makin berlarut dan berdampak destruktif, setidaknya untuk kenyamanan diri sendiri. Laporkan langsung ke pengelola layanan untuk segera mencabut informasi aspal (asli tapi palsu) tersebut. Atau, mintalah bantuan pada orang atau pihak yang sekiranya bisa atau paham bagaimana mengatasi hal di atas.

6). Jangan mudah termakan bujuk rayu orang yang baru Anda kenal di Facebook. Karena perlu Anda ingat bahwa seringkali orang menyamarkan identitas aslinya di dunia maya. Apa yang tampak di dunia maya seperti Facebook belum tentu cerminan asli perilaku diri di dunia nyata. Bisa jadi orang yang tampak baik, sopan di Facebook ternyata memiliki watak sebaliknya di dunia nyata. Oleh karena itu sebaiknya berhati-hati dengan teman yang baru dikenal di dunia maya.

sumber :http://www.detikinet.com/read/2010/02/09/113758/1295773/510/tips-aman-bergaul-di-facebook

6 Aturan Dasar Bergaul di Jejaring Sosial

February 23, 2010 in Headline, New Media & Study by Tim Internet Sehat

Arus perkembangan teknologi bagaimanapun tidak mungkin dibendung. Kita tidak mungkin mengurung anak di rumah dengan menyediakan berbagai fasilitas. Adalah salah jika melarang anak untuk berkenalan dengan teknologi dan internet, karena bagaimanapun anak butuh bergaul dengan dunia luar melalui teknologi.

Di sinilah pentingnya peranan semua pihak baik orang tua, institusi pendidikan, pemerintah dan masyarakat untuk mengawasi anak, remaja dan muridnya, khususnya bagi yang masih di bawah umur, untuk membekali mereka menghadapi perkembangan teknologi.

Kita seharusnya memberikan edukasi kepada anak tentang bagaimana menyikapi perkembangan teknologi yang sangat cepat untuk digunakan secara positif. Kita juga harus mengawasi setiap aktivitas anak di internet.

Situs jejaring sosial seperti Facebook, MySpace, dan Twitter adalah produk-produk teknologi yang kini sedang digemari banyak kalangan, termasuk anak-anak dan remaja. Dengan layanan ini, kita dapat berkomunikasi dengan teman lama, memperluas jaringan pertemanan, ataupun sekadar mengetahui keadaan / status teman atau kerabat.

Mintalah persetujuan dari anak Anda untuk memberikan Anda akses masuk ke profil situs jejaring mereka, sehingga memudahkan Anda memantau aktivitas mereka setiap saat. Lalu, beri imbauan kepada anak untuk mengikuti aturan-aturan dasar bergaul di situs jejaring sosial, antara lain:

  1. Jangan memajang informasi terlalu lengkap.
  2. Jangan ketemuan dengan orang yang tidak kita kenal. Kalaupun ketemuan, sebaiknya ajak beberapa teman / keluarga untuk menemani kita.
  3. Jangan memajang foto yang tidak senonoh, karena berpotensi disalahgunakan oleh orang lain yang berniat jahat untuk mengambil keuntungan.
  4. Jangan sembarangan meng-approve teman, padahal kita tidak mengenalnya.
  5. Jangan pernah memajang informasi finansial, karena phisher (pelaku phishing) banyak berkeliaran di internet.
  6. Ingatlah bahwa apa yang kita ucapkan di situs jejaring sosial akan menjadi konsumsi publik. Oleh karena itu, janganlah menyebarkan isu-isu atau membeberkan informasi pribadi orang lain yang belum tentu benar.

sumber ; http://ictwatch.com/internetsehat/2010/02/23/6-aturan-dasar-bergaul-di-jejaring-sosial/

POS UN SMP 2010

setelah lama nunggu n browsing … akhirnya ketemu jga ma POS UN 2010 …tertanggal 14 Desember 2009. Kalo ada yang mo baca … ato download … klik aja pos_un_smp_2010

Permendiknas No. 84 Tahun 2009

SALINAN
PERATURAN
MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL
NOMOR 84 TAHUN 2009
TENTANG
PERUBAHAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 75
TAHUN 2009 TENTANG UJIAN NASIONAL SEKOLAH MENENGAH
PERTAMA/MADRASAH TSANAWIYAH (SMP/MTs), SEKOLAH MENENGAH
PERTAMA LUAR BIASA (SMPLB), SEKOLAH MENENGAH ATAS/MADRASAH
ALIYAH (SMA/MA), SEKOLAH MENENGAH ATAS LUAR BIASA (SMALB), DAN
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) TAHUN PELAJARAN 2009/2010
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,

Menimbang :

a. bahwa untuk meningkatkan kredibilitas pelaksanaan Ujian
Nasional, perlu meningkatkan dan memperluas peran dan fungsi
perguruan tinggi;
b. bahwa berdasarkan hasil simulasi yang dilakukan Departemen
Pendidikan Nasional, pengaturan peserta ujian berdasarkan
Pasal 14 ayat (2) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor
75 Tahun 2009 menimbulkan kesulitan dalam memobilisasi
peserta didik antar sekolah dalam pelaksanaan Ujian Nasional;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud huruf
a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan
Nasional tentang Perubahan Peraturan Menteri Pendidikan
Nasional Nomor 75 Tahun 2009 tentang Ujian Nasional Sekolah
Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), Sekolah
Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), Sekolah Menengah
Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA), Sekolah Menengah Atas Luar
Biasa (SMALB), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tahun
Pelajaran 2009/2010;

Mengingat :

1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4301);
2. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian
Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008
Nomor 166, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 4916);
3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar
Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4496);
4. Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2005 tentang Kedudukan,
Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi, dan Tata Kerja Kementerian
Negara Republik Indonesia sebagaimana telah diubah dengan
Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2008;
5. Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009 mengenai
Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II;
6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006
tentang Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan
Menengah;
7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006
tentang Standar Kompetensi Lulusan Untuk Satuan Pendidikan
Dasar dan Menengah;
8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 6 Tahun 2007
tentang Perubahan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor
24 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan Peraturan Menteri
Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi
Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah dan Peraturan
Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang
Standar Kompetensi Lulusan Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan
Menengah;
9. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2007
tentang Standar Penilaian Pendidikan;
10. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 75 Tahun 2009
tentang Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama/Madrasah
Tsanawiyah (SMP/MTs), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa
(SMPLB), Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA),
Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB), dan Sekolah
Menengah Kejuruan (SMK) Tahun Pelajaran 2009/2010;
3
MEMUTUSKAN:
Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL TENTANG
PERUBAHAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL
NOMOR 75 TAHUN 2009 TENTANG UJIAN NASIONAL
SEKOLAH MENENGAH PERTAMA/ MADRASAH TSANAWIYAH
(SMP/MTS), SEKOLAH MENENGAH PERTAMA LUAR BIASA
(SMPLB), SEKOLAH MENENGAH ATAS/MADRASAH ALIYAH
(SMA/MA), SEKOLAH MENENGAH ATAS LUAR BIASA
(SMALB), DAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK)
TAHUN PELAJARAN 2009/2010.
Pasal I
Beberapa ketentuan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 75 Tahun
2009 tentang Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah
(SMP/MTs), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), Sekolah Menengah
Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA), Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB), dan
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tahun Pelajaran 2009/2010 diubah menjadi
sebagai berikut:
1. Ketentuan Pasal 5 ayat (3) diubah sehingga berbunyi sebagai berikut:
Pasal 5
(3) UN utama untuk SMP/MTs dan SMPLB dilaksanakan pada minggu keempat
Maret 2010.
2. Ketentuan Pasal 10 diubah sehingga berbunyi sebagai berikut:
Pasal 10
(1) Penggandaan bahan UN SMA/MA dilakukan oleh perguruan tinggi sesuai
dengan peraturan perundang-undangan.
(2) Penggandaan bahan UN SMA/MA sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat
dilakukan oleh perguruan tinggi yang memiliki percetakan yang memenuhi
persyaratan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
(3) Penggandaan bahan UN SMP/MTs, SMPLB, SMALB, dan SMK dilakukan oleh
penyelenggara tingkat provinsi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
(4) Prosedur penggandaan bahan UN sebagaimana tercantum pada ayat (1),
ayat (2), dan ayat (3) diatur dalam POS UN.
4
3. Ketentuan Pasal 13 diubah sehingga berbunyi sebagai berikut:
Pasal 13
(1) BSNP memberikan sebagian wewenang kepada perguruan tinggi dalam:
a. pelaksanaan dan pengawasan UN SMA/MA;
b. tim pemantau independen (TPI) UN SMP/MTs, SMPLB, SMALB, dan SMK,
bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan
Kabupaten/Kota, Kantor Wilayah Departemen Agama, Kantor Departemen
Agama Kabupaten/Kota, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan, dan kepala
sekolah/madrasah.
(2) Ketentuan lebih lanjut mengenai sebagian wewenang sebagaimana dimaksud
pada ayat (1) diatur dalam POS UN.
4. Ketentuan Pasal 14 diubah sehingga berbunyi sebagai berikut:
Pasal 14
Peserta UN SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, dan SMK mengikuti ujian di
sekolah/madrasah penyelenggara UN sesuai ketentuan yang diatur dalam POS.
5. Ketentuan Pasal 15 diubah sehingga berbunyi sebagai berikut:
Pasal 15
(1) Pengawas ruang UN pada setiap sekolah/madrasah dilakukan oleh tim
pengawas yang terdiri dari guru-guru yang mata pelajarannya sedang tidak
diujikan.
(2) Pengawasan ruang UN diatur dengan sistem acak dalam satu kabupaten/kota.
(3) Guru yang mata pelajarannya sedang diujikan tidak diperbolehkan berada di
lokasi sekolah/madrasah penyelenggara UN.
(4) Ketentuan lebih lanjut mengenai pengawasan ruang UN diatur dalam POS UN.
6. Ketentuan pada Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 75
Tahun 2009 pada huruf B nomor 20, nomor 21, dan nomor 22 diubah sehingga
berbunyi sebagaimana tercantum pada Lampiran Peraturan Menteri ini.
5
Pasal II
Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 14 Desember 2009
MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,
TTD.
MOHAMMAD NUH

SALINAN
LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL
NOMOR 84 TAHUN 2009 TANGGAL 14 DESEMBER 2009
B. Kisi-Kisi Soal Ujian Nasional Madrasah Aliyah (MA)
20. TAFSIR MA (PROGRAM KEAGAMAAN)
NO STANDAR KOMPETENSI LULUSAN KEMAMPUAN YANG DIUJI
1. Memahami tafsir dan ilmu tafsir Menjelaskan makna tafsir dan ilmu tafsir
Menjelaskan penggunaan dlamir, ta’rif dan
tankir, ifrad dan jama su’al dan jawab serta
mutaradifat dalam al Qur’an
2. Memahami kaidah-kaidah dalam menafsirkan al
Quran dan mengenal metode tafsir analisis
(tahlili) dan tafsir tematik (maudlui)
Menjelaskan metode tafsir tahlili (analisis) dan
metode tafsir maudlui (tematik)
Menjelaskan sejarah penafsiran sejarah,
penafsiran al Qur’an sejak Nabi Muhammad,
sahabat, tabi’in hingga masa tadwin
3. Memahami sejarah penafsiran al Qur’an sejak
Nabi Muhammad sahabat, tabi’in hingga masa
tadwin serta memahami istilah tafsir bil ma’tsur
dan bil ra’yi Dapat menjelaskan macam tafsir dan contoh
kitabnya
4. Memahami qiraat al Qur’an serta macammacam
bacaan/qiraat
Menjelaskan pengertian qiraat, macammacamnya
dan imamnya, serta manfaat
perbedaan qiraat
5. Memahami asbabun nuzul, munasabah serta
fungsinya dalam penafsiran al Qur’an
Menjelaskan pengertian asbabun nuzul dan
munasabah dalam penafsiran al Qur’an serta
fungsinya dalam penafsiran al Qur’an
Menunjukkan ayat al Qur’an tentang makanan
yang halal dan bergizi
6. Memahami ayat-ayat al Qur’an tentang
makanan yang halal sehat dan bergizi serta
bahaya minuman keras Menjelaskan ayat al Qur’an mengenai bahaya
minuman keras
7. Memahami ayat ayat al Qur’an tentang
pendayagunaan akal pikiran, pentingnya
pengembangan ilmu dan pemanfaatan alam
semesta bagi kehidupan manusia
Menunjukkan ayat al Qur’an mengenai
pendayagunaan akal pikiran
8. Memahami ayat-ayat al Qur’an tentang tata
cara penyelesaian perselisihan, musyawarah
dan ta’aruf dalam kehidupan
Menjelaskan ayat al Qur’an mengenai tata
cara penyelesaian perselisihan musyawarah
dan ta’aruf dalam kehidupan
9. Memahami ayat-ayat al Qur’an tentang
kepemimpinan, syarat-syarat, tugas dan
tanggung jawab pemimpin
Menjelaskan ayat al Qur’an mengenai
kepemimpinan, syarat-syarat, tugas dan
tanggung jawab pemimpin
Menjelaskan ayat al Qur’an mengenai
pembinaan pribadi
Menjelaskan ayat al Qur’an mengenai
pembinaan keluarga
10. Memahami ayat-ayat al Qur’an tentang
pembinaan pribadi, keluarga serta pembinaan
masyarakat secara umum
Menjelaskan ayat al Qur’an mengenai
pembinaan masyarakat
2
21. HADIS MA (PROGRAM KEAGAMAAN)
NO STANDAR KOMPETENSI LULUSAN KEMAMPUAN YANG DIUJI
1. Memahami ilmu hadis Menjelaskan pengertian ilmu hadis, macammacam,
dan pengarang ilmu hadis
2. Memahami cara menerima dan menyampaikan
hadis
Menjelaskan macam-macam cara
penerimaan hadis dan lafal-lafal
periwayatannya
Menjelaskan pengertian hadis mutawatir dan
macam-macamnya
3. Memahami pembagian hadis berdasarkan
jumlah periwayatnya
Menjelaskan pengertian dan klasifikasi hadis
hasan dan hadis dhaif
4. Memahami hadis berdasarkan kualitas sanad Menjelaskan batasan hadis sahih, hadis
hasan, dan hadis dhaif
5. Memahami hadis berdasarkan tempat Menjelaskan batasan hadis Qudsi
penyadarannya Menjelaskan batasan hadis marfu, mauquf
dan hadis maqthu’
6. Memahami bermacam-macam hadis ditinjau
dari diterima dan ditolaknya hadis
Menjelaskan batasan hadis maqbul dan
mardud
7. Memahami ilmu Jarh wa ta’dil Menjelaskan penerapan al jarh wa ta’dil
Menjelaskan riwayat hidup singkat sahabat
yang banyak meriwayatkan hadis
8. Mengenal sejarah singkat sahabat yang banyak
meriwayatkan hadis dan pentakhrij hadis yang
dikenal sebawai perawi Menjelaskan sejarah singkat enam perawi
hadis dan karya mereka
9. Memahami kitab hadis Menjelaskan pembagian jenis kitab hadis
Mengartikan hadis tentang taat kepada Allah
dan Rasulnya
Menjelaskan kandungan hadis tentang taat
kepada Allah dan Rasulnya
Menunjukkan perilaku orang yang
mengamalkan hadis tentang taat kepada
Allah dan Rasulnya
10. Memahami hadis tentang taat kepada Allah dan
Rasulnya
Menjelaskan penerapan dalam kehidupan
perilaku taat kepada Allah dan Rasulnya
seperti yang terkandung dalam hadis tentang
taat kepada Allah dan Rasulnya
Mengartikan hadis tentang kebesaran dan
kekuasaan Allah
Menjelaskan kandungan hadis tentang
kebesaran dan kekuasaan Allah
11. Menjelaskan tentang kebesaran dan kekuasaan
Allah
Menunjukkan perilaku orang yang
mengamalkan hadis tentang kebesaran dan
kekuasaan Allah
3
NO STANDAR KOMPETENSI LULUSAN KEMAMPUAN YANG DIUJI
Menjelaskan penerapan dalam kehidupan
untuk meningkatkan keimanan dengan
adanya kebesaran dan kekuasaan Allah
seperti yang terkandung dalam hadis
Mengartikan hadis tentang syukur
Menjelaskan kandungan hadis tentang syukur
Menunjukkan perilaku orang yang
mengamalkan hadis tentang syukur
12. Memahami hadis tentang nikmat Allah dan cara
mensyukurinya
Menjelaskan pelaksanaan cara mensyukuri
nikmat Allah seperti yang terkandung dalam
hadis tentang syukur nikmat
Mengartikan hadis tentang tanggung jawab
manusia terhadap keluarga/ masyarakat
Menjelaskan kandungan tentang tanggung
jawab manusia terhadap keluarga/
masyarakat
Menunjukkan perilaku orang yang
mengamalkan hadis tentang tanggung jawab
manusia terhadap keluarga dan masyarakat
13. Memahami hadis tentang tanggung jawab
manusia terhadap keluarga/masyarakat
Menjelaskan penerapan tanggung jawab
manusia terhadap keluarga/masyarakat
seperti yang terkandung dalam hadis tentang
tanggung jawab manusia dalam kehidupan
sehari-hari
Mengartikan hadis tentang ilmu
Menjelaskan kandungan hadis tentang ilmu
Menunjukkan perilaku orang yang
mengamalkan hadis tentang ilmu
14. Memahami hadis tentang potensi akal dan ilmu
menjelaskan fungsi akal untuk mempelajari
ilmu-ilmu Allah seperti yang terkandung dalam
hadis tentang ilmu
4
22. FIKIH MA (PROGRAM KEAGAMAAN)
NO STANDAR KOMPETENSI LULUSAN KEMAMPUAN YANG DIUJI
Menjelaskan hukum Qishah dan hikmahnya
Menjelaskan ketentuan hukum pembunuhan
Menjelaskan ketentuan diyat dan kafarat
1. Memahami ketentuan Islam tentang Jinayah
dan hikmahnya
Menjelaskan ketentuan hukum tentang
perbuatan-perbuatan yang menimbulkan
hudud dan hikmahnya
Menjelaskan fungsi peradilan Islam dan
hikmahnya
2. Memahami ketentuan Islam tentang peradilan
dan hikmahnya
Menjelaskan syarat-syarat menjadi hakim dan
saksi dalam peradilan Islam
Menjelaskan pengertian, obyek dan tujuan
mempelajari usul-fikih
Menjelaskan tahapan perkembangan usul-
Fikih dan aliran-alirannya pada abad ke 5
Hijriyah
3. Memahami Usul-fikih dan mengenal sejarahnya
Menjelaskan peranan usul-fikih dalam
pengembangan fikih Islam pada masa
sahabat sampai masa al-aimmah al-arba’ah
4. Memahami hukum syara’ Menjelaskan pengertian, fungsi, syarat,
kedudukan al-hukmu al- hakim, al-mahkum
fih, dan al-mahkum alaih
5. Memahami hukum Islam tentang hukum
keluarga
Menjelaskan ketentuan hukum perkawinan
dalam Islam dan perundang-undangan di
Indonesia serta hikmahnya
Menjelaskan konsep Islam tentang
perceraian, iddah, rujuk dan hadhanah
6. Memahami hukum Islam tentang waris Menjelaskan ketentuan hukum waris dalam
Islam
Menjelaskan hukum wasiat dalam
hubungannya dengan waris
Menjelaskan pengertian, jenis, fungsi, dan
kedudukan sumber-sumber hukum Islam
yang muttafaq ‘alaiha
7. Memahami sumber-sumber hukum Islam yang
muttafaq ‘allaiha dan mukhtalaf fiha
Menjelaskan jenis, fungsi, dan kedudukan
sumber-sumber hukum Islam yang mukhtalaf
fiha
Menjelaskan khilafah (pemerintahan) dan
majelis syura
Menjelaskan konsep jihad
8. Memahami siyasah syariyah dan konsep jihad
dalam Islam
Menjelaskan cara berinteraksi dengan ahl aldzimmah
5
NO STANDAR KOMPETENSI LULUSAN KEMAMPUAN YANG DIUJI
9. Memahami kaidah-kaidah usul fikih Menjelaskan pengertian dan penerapan
kaidah amar dan nahi; ‘am dan khas; mujmal
dan mubayyan; muradif dan musytarak;
muthlaq dan muqayyad; zahir dan ta’qil;
mantuq dan mahfum; serta nasikh dan
mansukh
Menjelaskan sejarah, kelahiran, hikmah dan
karakteristik mazhab-mazhab fikih Islam
10. Memahami mazhab dalam fikih Islam
Menunjukkan contoh-contoh perbedaan antar
mazhab
Menjelaskan fungsi, macam, dan syarat ijtihad
Menjelaskan ta’arud al-adilah dan penerapan
tarjih
11. Memahami persoalan pengembangan hukum
Islam
Menjelaskan pengertian dan kedudukan
taqlid, ittiba’ dan talfiq dalam fikih
MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,
TTD.
MOHAMMAD NUH
Salinan sesuai dengan aslinya.
Kepala Biro Hukum dan Organisasi,

Dr. A. Pangerang Moenta,S.H.,M.H.,DFM
NIP 196108281987031003

sumber : http://www.scribd.com/doc/24348700/permen-84-tahun-2009-perubahan-permen-75-tahun-2009

Blokir Situs Porno dengan DNS Nawala

Nawala Project … tuh sebuah layanan yang bebas digunain ma pengguna internet … yang mbutuhin saringan ato filter konten negatif.  Nawala Project secara spesifik akan ngeblokir jenis konten negatif yang ga sesuai ma peraturan perundangan… nilai n norma sosial …  adat istiadat n kesusilaan bangsa Indonesia … kaya  pornografi n perjudian. Selain itu, Nawala Project juga akan ngeblokir situs Internet yang mengandung konten berbahaya seperti malware, situs phising (penyesatan) n sejenisnya.

neh langkah2 setting DNS NAWALA ….

  1. Klik start … kontrol panel …
  2. trus … klik 2 kali icon “network connection” … maka akan tampil …
  3. selanjutnya …. klik 2 x ikon “local area network” ….maka akan tampil kaya gambar berikut …
  4. klik tab propertis …
  5. kemudian klik “internet protocol (tcp/ip) ….trus aktifkan ( centang ) “use following server adresses” n isi … preferred dns server = 180.131.144.144 …. alternate dns server = 180.131.145.145
  6. abis itu … coba tes … ketika mo d pake akses  situs 17tahun.com … tampilannya kaya gini …

nah .. gampang kan settingnya … moga2 berguna … n thax tuk telkom …

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.